Terapkan Budidaya Pengelolaan Tanaman dan Produktivitas Padi di Bombana, Dinas Pertanian Hadirkan 4 Narasumber

Terapkan Budidaya Pengelolaan Tanaman dan Produktivitas Padi di Bombana, Dinas Pertanian Hadirkan 4 Narasumber

Rumbia Kominfo - Kabupaten Bombana Memasuki musim Tanam ke-2 di Kecamatan Poleang Utara dan Poleang Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melakukan kegiatan Sosialisasi tentang Gerakan Peningkatan Produksi Padi Sawah Irigasi (GP3SI).

Kepala Dinas Pertanian Kab. Bombana yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pertanian Ir. Muh. Siarah, mengatakan, Produktivitas padi sawah irigasi di Kabupaten Bombana masih minim, dan perlu mungkin untuk ditingkatkan, tentunya dengan menerapkan teknologi budidaya yang tepat dan pengelolaan tanaman yang baik maka produktivitas padi sawah dapat mencapai 9 ton/Ha bahkan lebih.

Untuk menerapkan teknologi Jarwo Super, “kata Sekdis Muh. Siarah, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan stimulan sarana produksi berupa benih unggul, alat tabela legowo 2:1, pupuk dan pestisida untuk 400 hektar lahan sawah, serta pendampingan dalam menerapkan teknologi Jarwo Super oleh BPTP Sultra dan Penyuluh Pertanian. “ucap Ir, Muh. Siarah, saat membuka kegiatan sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 65 peserta dari unsur penyuluh pertanian dan perwakilan kelompok tani pelaksana GP3SI, dihadiri pula Narasumber dari BPTP Sulawesi Tenggara diantaranya Ir. Suharno, M.S, Zainal Abidin, S.P.,M.P, Didik Raharjo, S.P dan Dian Rahmawati, S.Si.,M.Sc. sebagaimana kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Tampabulu Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana, Sabtu 30/11/2019 lalu

Ir. Suharno, M.S, selaku Narasumber memaparkan, bahwa paket inovasi hasil pengkajian teknologi untuk meningkatkan produktifitas padi sawah dengan teknologi jajar legowo super yang lebih dikenal dengan istilah Jarwo Super, bahwa Produktivitas padi sawah irigasi di Kabupaten Bombana sangat perlu untuk ditingkatkan, tentunya dengan menerapkan teknologi budidaya yang tepat,”jelas Ir. Suharno

Perwakilan BPTP Sultra (Suharno), menambahkan bahwa, Melalui kegiatan ini diharapkan pelaksanaan GP3SI dilaksanakan dengan baik oleh seluruh anggota kelompok tani sesuai arahan dari Kepala BPTP dan penyuluh pendamping, sehingga seluruh komponen teknologi dapat diterapkan secara tepat dan pada akhirnya memberikan hasil yang memuaskan. “tutupnya

Sumber : Dinas Pertania

Editor : Adi

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda