Detail Berita

Bombana Kembangkan Tumbuhan Talas Beneng, Menjadi Komoditi Unggul

RUMBIA Kominfo

Penulis : Lukman

Kominfo, Pertanian - Talas Beneng merupakan salah satu komoditi pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan memilik pangsa pasar dan permintaan tinggi baik dalam dan luar negeri (Eropa dan Australia). Tanaman ini sangat mudah dibudidayakan, gampang tumbuh dan tidak membutuhkan biaya yang tinggi untuk perawatannya.

Tanaman ini adalah sebangsa keladi hanya ukurannya besar, dan untuk daerah Bombana sangat cocok kondisi egroekosistemnya, makanya kita introduksi untuk dikembangkan dan masih dalam skala demplot, hasil demplot nanti akan dijadikan sumber bibit untuk dikembangkan ke skala lebih luas. Hal ini diungkapkan plt. kadis pertanian, Muhammad Siarah

Kata Muh. Siarah, Untuk pemasarannya kita sudah berkomunikasi dengan pihak asosiasi Talas Beneng Indonesia yang berpusat di Banten, Jawa Barat. Untuk diketahui, yang dijual dari hasil talas beneng ini adalah umbi, batang dan daun, umbi untuk kebutuhan pangan, batang untuk bahan baku pupuk organik dan pakan ternak, daun untuk bahan rokok tanpa nikotin yang banyak digemari diluar negeri.

"Jadi tanaman ini sangat penting kita kembangkan, karena secara keseluruhan tidak ada yang terbuang dari tanaman talas beneng ini, "terang Plt. Kadis Pertanian

Penghasilan pertahun talas beneng untuk jumlah tanaman 10. 000 pohon per hektar yaitu Umbi, ratarata 30 kg per pohon harga Rp. 1.500/ kg, sedangkan daunnya bisa didapatkan 1kg/pohon/bulan dengan harga Rp.10.000/kg, belum lagi hasil dari batangnya, jadi bisa dhitung hasilnya cukup menjanjikan, "ujar Plt Kadis Pertanian Muhammad Siarah.

Senada hal ini, Rahmatia selaku Kabid Penyuluhan, menjelaskan bahwa, Luasan demplot 1 ha yang berlokasi di BPP Kabaena, BPP Kabaena Timur, BPP Poleang dan BPP Matausu masing-masing 0,25 ha, sementara asal bibit talas beneng berasal dari Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, sementara saprodi yang diberikan adalah Pupuk kandang, NPK dan pestisida.

Untuk itu, kata Rahmatia, Melalui demplot percontohan ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi BPP Kostratani sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pengembangan jejaring kemitraan.

"Untuk pertama kalinya kita memperkenalkan kepada petani teknik budidaya talas beneng ini, agar menjadi sebagai salah satu komoditas potensial yang bisa di kembangkan di Kab. Bombana, "ujar Kabid Penyuluhan, Rahmatia.(Lukman)


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252