Detail Berita

Usai di Verifikasi, 30 Warga Mataoleo Layak Terima Bantuan

RUMBIA Kominfo

Penulis : Rahmat

Kominfo, Mataoleo - Pemerintah Kec. Mataoleo mengadakan sosialisasi dan penyuluhan atau rembug warga dalam rangka penetapan calon penerima Program pemerintah Kabupaten Bombana dalam hal ini Peningkatan Kualiatas Baruga Moico (PKBM) Tahun 2021. Kegiatan tersebut di buka oleh Camat Mataoleo (M. Hadi Raharjo Putra), di aula rapat Kantor Desa Lora Kecamatan Mataoleo pada Jum'at, (11/6).

Camat Hadi mengungkapkan bahwa pada Tahun ini untuk anggaran APBD kecamatan Mataoleo menganggarkan sebanyak 30 unit Rumah sementara total usulan dari Desa yang ada di Kecamatan Mataoleo sebanyak 41 rumah, untuk itu Tim Teknis Kecamatan Mataoleo bersama Tim Fasilitator turun ke Lapangan untuk melakukan verifikasi pada masing-masing rumah yang di usulkan oleh Desa dan menghasilkan 30 rumah yang layak untuk di bedah. 

Dari hasil verifikasi lapangan masalah utama yang di dapatkan adalah calon penerima Bantuan tidak mampu untuk menswadaya secara pribadi terkait kekurangan anggaran pembangunan rumah yang mereka ajukan.

"Banyak masyarakat terkendala di masalah swadayanya dalam hal ini mereka belum sanggup menswadaya secara pribadi kekurangan biaya pembangunan rumah, mau tidak mau Pemerintah tidak bisa bantu." ungkap bapak dua orang anak ini. 

Baharudin sebagai Kordinator Fasilitator (FASKAB), menjelaskan bahwa Program Peningkatan Kualitas Baruga Moico (PKBM) merupakan bagian dari visi-misi Bapak Bupati Bombana dengan tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan rumah tidak layak huni di Kabupaten Bombana dengan syarat Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, Surat Keterangan Hak Tanah dan Surat Keterangan Penghasilan. 

Lanjut Baharudin mengungkapkan bahwa yang terpenting adalah mampu berswadaya karena bantuan Pemerintah hanya sebanyak Rp.20 juta dengan estimasi Rp.2,5 juta untuk upah tukang dan Rp.17,5 juta buat belanja bahan di potong pajak dan mobilisasi bahan bangunan.

"Masyarakat mampu berswadaya karena bantuan pemerintah hanya Rp.20 juta dimana upah tukang Rp.2,5 juta belanja bahan bangunan Rp.17,5 juta di tambah pajak dan mobilisasi bahan."ungkapnya. 

Masih di tempat yang sama Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Halik menambahkan bahwa para penerima bantuan harus memamfaatkan ketersediaan anggaran yang ada agar rumahnya selesai tepat waktu dan dapat di tinggali. 

"Kelak kami akan dampingi dalam perhitungan RAB agar anggaran dapat di mamfaatkan dengan tepat supaya swadayanya tidak terlalu memberatkan sehingga pekerjaannya selesai tepat waktu." imbuhnya. 

Untuk di ketahui kegiatan ini di ikuti oleh Masyarakat penerima bantuan bedah rumah lingkup Kec. Mataoleo beserta Kepala Desa, Kordinator Fasilitator (KORFAS) Baharudin dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Halik Nastion.

Laporan : Rahmad


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252