Bombana,- Pada hari Jum'at, 26 Juli 2024, digelar rapat koordinasi antara Satuan Kerja Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (SPKP) Kabupaten Bombana dengan Tim dari Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Rapat tersebut berlangsung di aula kantor BAPPEDA Bombana yang bertujuan untuk membahas berbagai aspek terkait pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan daerah.
Pertemuan ini dipimpin oleh Kepala SPKP Kabupaten Bombana, H. Firdaus, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Sultra, Dr. Rina Wulandari, serta para pejabat terkait dari kedua pihak. Rapat ini juga melibatkan sejumlah anggota dari berbagai dinas dan instansi lokal yang berkepentingan.
Dalam sambutannya, Kepala SPKP Kabupaten Bombana, H. Firdaus, mengungkapkan harapannya untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam pengelolaan keuangan dan perencanaan. "Rapat ini adalah kesempatan penting untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah kita berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta menyusun rencana pembangunan yang lebih efektif dan terintegrasi," ujarnya.
Beberapa agenda utama yang dibahas dalam rapat meliputi:
1. Evaluasi Pengelolaan Keuangan: Tim dari Bappeda Provinsi Sultra memberikan masukan dan evaluasi terkait pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Bombana. Diskusi mencakup laporan keuangan, alokasi anggaran, dan implementasi program-program yang telah direncanakan.
2. Perencanaan Pembangunan Daerah: Rapat membahas perencanaan pembangunan yang akan datang, termasuk prioritas pembangunan, penyusunan rencana kerja, dan sinkronisasi antara rencana pembangunan daerah dan provinsi. Penekanan diberikan pada pentingnya integrasi antara rencana jangka panjang dan anggaran yang tersedia.
3. Peningkatan Kapasitas dan Pelatihan: Diskusi juga mencakup kebutuhan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi staf pengelola keuangan daerah untuk memastikan efektivitas dan kepatuhan dalam pelaksanaan anggaran.
4. Kendala dan Solusi: Para peserta rapat membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan, serta mencari solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.
Rapat ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja antara Kabupaten Bombana dan Provinsi Sulawesi Tenggara, serta menghasilkan rencana aksi yang jelas untuk meningkatkan pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan di daerah. Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil rapat dan memastikan implementasi yang efektif dari rekomendasi yang telah disepakati. (Rumbianti/Bombana)







