BOMBANA, Selasa, (20/02/2024), - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan sebagai tindak lanjut dari Surat Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 352/PK/J/2024 tanggal 12 Februari 2024, perihal Pelaksanaan Kegiatan Program Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Bombana.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, membuka secara resmi kegiatan Program Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Bombana, yang direncanakan akan diselenggarakan di empat lokasi di wilayah Kabupaten Bombana.
DPPKB Kabupaten Bombana telah mengorganisir kegiatan di empat lokasi di wilayah Bombana, dengan rincian sebagai berikut:
1. Pemetaan Poktan UPPKA: Sebanyak 12 peserta yang memiliki kriteria PKB/PLKB/PPPK Pembina Wilayah UPPKA telah mengikuti pemetaan Poktan UPPKA di Kabupaten Bombana. Mereka diwajibkan membawa laptop dan data basis Poktan UPPKA dalam bentuk soft file.
2. Praktik Baik PPKS: Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan praktik baik PPKS di Balai Penyuluh KB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi penyelenggara PPKS ( Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera ) dan pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan stunting.
3. Orientasi Penggunaan KKA di Kelompok BKB: Sebanyak 60 peserta mengikuti orientasi penggunaan Kartu Kembang Anak (KKA) di kelompok Bina Keluarga Balita (BKB). Kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan KKA bagi Kader BKB dalam upaya meningkatkan ketahanan keluarga.
4. Edukasi Gizi dan Anemia PIK Remaja: Sebanyak 40 peserta remaja usia 15-19 tahun mengikuti kegiatan edukasi tentang gizi dan anemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pola makan sehat dan pencegahan anemia.
Melalui berbagai kegiatan ini, DPPKB Kab. Bombana berupaya aktif dalam mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan keluarga dan mencegah stunting di Kabupaten Bombana. Diharapkan, partisipasi dan pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Bombana. (AJ)







