Rumbia, 23 Juli 2024 – Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) menggelar kegiatan monitoring verifikasi dan kampanye untuk mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Kabaena Barat (PAAP Sagori) dan di Kabaena Utara (PAAP Tanjung Pising). Acara yang berlangsung pada tanggal 23-25 Juli 2024 ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara ,pengelola kawasan perikanan, nelayan, pejabat pemerintah, dan organisasi lingkungan.
Kegiatan monitoring verifikasi bertujuan untuk mengevaluasi penerapan kebijakan pengelolaan akses area perikanan dan memastikan bahwa semua praktik sesuai dengan regulasi yang ada. PAAP Sagori dan Tanjung Pising ini memfokuskan verifikasi pada beberapa aspek, termasuk kepatuhan terhadap zona larangan tangkap, penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, dan pemantauan kualitas hasil tangkapan.
"Monitoring ini penting untuk memastikan bahwa pengelolaan akses area perikanan dilakukan dengan cara yang adil dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pelanggaran yang merugikan ekosistem perairan kita atau masyarakat yang bergantung pada perikanan," jelas Jufri, S.Pi selaku penyuluh perikanan.
Setelah sesi monitoring, PAAP melanjutkan dengan kampanye kesadaran masyarakat yang dikemas dalam bentuk lomba yang meriah. Lomba-lomba ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga untuk memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan di kalangan masyarakat pesisir.
1. Lomba Bola Gotong: Menguji kekompakan tim dalam menggulingkan bola besar menuju garis finish. Lomba ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat dan nelayan dalam kerja sama tim yang seru.
2. Tarik Tambang: Pertandingan klasik yang menguji kekuatan dan strategi tim dalam menarik tali untuk memenangkan lomba. Kegiatan ini menonjolkan pentingnya kerja sama dan solidaritas dalam komunitas.
3. Balap Karung: Lomba yang menguji kecepatan dan ketangkasan peserta dalam melompat di dalam karung. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga menjadi ajang untuk membangun kekompakan antarwarga.
"Lomba-lomba ini dirancang untuk merangkul masyarakat secara lebih luas dan menyampaikan pesan penting tentang pengelolaan perikanan dengan cara yang menyenangkan. Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, tetapi juga merasakan semangat komunitas dan kebersamaan," ujar Sirajudding, S.Pi sebagai salah satu penyuluh perikanan
Melalui kegiatan yang dikemas dengan cara yang inovatif ini, PAAP berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan perikanan serta memperkuat kesadaran akan pentingnya konservasi laut. PAAP berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dalam setiap langkah pengelolaan perikanan dan menjadikan acara semacam ini sebagai platform untuk dialog dan kolaborasi.
Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan penutupan yang meriah. PAAP mengundang semua pihak untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam inisiatif pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. (Hijra)







