Lampata, 24 Januari 2024: Desa Lampata menjadi saksi acara sosialisasi yang menarik tentang pengenalan ekosistem mangrove, yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat dalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keberagaman hayati.
Pemerintah Desa Lampata menyelenggarakan acara sosialisasi untuk Memberikan pemahaman dan manfaat mangrove dan akan dilakukan penanaman pada wilayah ini. Masyarakat desa, pelajar, dan para stakeholder setempat turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya ekosistem mangrove sebagai penyangga pantai dan habitat alami berbagai jenis fauna laut.
Sosialisasi ini melibatkan Penyuluh Dinas Perikanan dan Yayasan Konservasi Laut dari Makassar ngan yang memberikan pemaparan ilmiah tentang fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan ekologi. Selain itu, kegiatan juga mencakup demonstrasi lapangan di area mangrove setempat, di mana peserta dapat secara langsung melihat dan merasakan keberagaman hayati yang terdapat di ekosistem ini.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lampata, Filudin, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove. "Mangrove bukan hanya sekadar hutan bakau, tapi juga rumah bagi berbagai jenis ikan, udang, dan burung. Keterlibatan kita dalam menjaga ekosistem ini adalah investasi untuk masa depan lingkungan hidup kita," ucapnya.
Pada akhir acara, disampaikan rencana aksi pelestarian mangrove yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, seperti kegiatan penanaman mangrove, pemantauan lingkungan, dan edukasi lanjutan. Pemerintah desa berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami peran penting mangrove dalam melindungi pantai, menjaga keberagaman hayati, dan memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas setempat.
Sosialisasi di Desa Lampata ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lainnya dalam upaya pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem mangrove sebagai aset berharga dalam menjaga keseimbangan alam.(Penulis:Hijra)







