Hari ini Kamis, 22 Agustua 2024, Dalam rangka mengsukseskan program pencegahan stunting DInas Perikanan mengadakan Kegiatan Gemar memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) melalui pemebrian ikan segar gratis bagi keluarga yang beresiko stunting, yang dihadiri olehSekretaris Daerah, Ppara Kepala FORKOPIMDA, Kepala Kantor BPS, para Staf Ahli, Para Asisten Setda, Kepala OPD Kab. Bombana, Camat Rarowatu, dan kepala Desa setempat, dan Masyarakat sekitar. Yang bertepatan di Balai Desa Lakomea, Kec. Rarowatu.
Pj. Bupati Bombana, mengatakan, “ Mari kita bekerjasama dengan baik dan berkomitmen kuat untuk menurunkan angka stunting dan memastikan generasi mendatangkan tumbuh sehat dan berkualitas”,
Stunting adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnyaasupan gizi dalam rentang waktu yangcukup lama, umumnya hal ini karena asupan makan yang tidak sesuai Dengan kebutuhan gizi pada anak. Permasalahan stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun.
Selain mengalami pertumbuhan terhambat, stunting juga kerap kali dikaitkan dengan penyebab perkembangan otak yang tidak maksimal. Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan mental dan belajar tidak maksimal, serta prestasi belajar yang buruk. Selain itu, efek jangka panjang yang disebabkan oleh stunting dan kondisi lain terkait kurang gizi, acap Kali dianggap sebagai salah satu factor risiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi. Stunting umumnya terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau dimulai sejak janin sampai anak berusia 2 tahun.
Biasanya anak yang stunting mengalami pertumbuhan tulang yang tertunda, berat badan rendah apabila dibandingkan dengan anak seusianya, badan anak lebih pendek dari anak seusianya serta proporsi tubuh yang cenderung normal tapi tampak lebih kecil untuk seusianya. Oleh karena itu, upaya pencegahan baiknya dilakukan sedini mungkin, , asupan nutrisi yang baik juga dibutuhkan pada 1000 HPK. Untuk Asupan gizi/nutrisi penting salah satunya adalah kebutuhan protein, dimana mengkonsumsi protein sangat mempengaruhi pertambahan tinggi dan berat badan anak.
Untuk mendapatkan asupan protein yang cukup dapat diperoleh melalui konsumsi ikan segar yang aman dan cukup dalam konteks gizi seimbang. Sejalan dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yaitu Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), maka Dinas Perikanan Kabupaten Bombana yang menjadi salah satu instansi pemerintah, ikut serta dalam mendukung program pencegahan stunting dengan melaksanakan kegiatan pemberian ikan segar gratis bagi keluarga yang beresiko stunting.(HIjra)







