Pada Selasa (19/03/24) Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Wagiyo selaku tim kordinator bersama bersama tim dari Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Kabupaten Bombana sebelum turun di lapangan melaksanakan brefing di ruang Kepala Dinas Pertanian Kab.Bombana membahas tentang persiapan peninjauan lapangan program Perluasan Areal Tanam (PAT) pompanisasi dan optimalisasi lahan.
Hasil pertemuan membagi empat tim untuk meninjau lokasi program Perluasan Areal Tanam (PAT) pompanisasi dan optimalisasi lahan dimana tim satu menuju Kecamatan Rarowatu, Poleang Timur, Poleang Utara, Tontonunu dan Poleang Tengah.Tim kedua Kecamatan Mataoleo dan Kecamatan Poleang Tenggara, Tim ketiga Kecamatan Rumbia, Rarowatu Utara dan Lantari Jaya dan Tim keempat Kecamatan kabaena Utara dan Kabaena Tengah yang terdiri dari 54 desa.
Lokasi yang ditinjau atau di survey adalah lahan sawah tadah hujan yang dekat dengan sumber air atau aliran sungai, dimana kedepannya akan menambah PAT di wilayah masing masing yang menanam padi.
“Tinjauan lokasi ini diharapkan dapat memotivasi semua pihak yang terlibat untuk bekerja lebih keras dalam menyelesaikan program ini. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan masyarakat sehingga kedepannya program PAT ini betul betul dapat dirasakan oleh petani, untuk menghadapi musim kemarau kedepan”,ujar Siarah Kadis Pertanian Bombana.
Kegiatan ini didukung oleh dari beberapa stekholder diantaranya TNI AD, Kementerian PUPR dan dari Kementerian Pertanian itu sendiri. Untuk diketahui sesuai hasil rapat pada Jumat lalu bahwa Kabupaten Bombana luas sawah tadah hujan 8.566,24 ha estimasi kebutuhan pompanisasi sebanyak 859 unit. (ade)







