• img
  • img
  • img
  • img

Detail Berita

Standard Post with Image

DINAS KETAHANAN PANGAN VERIFIKASI CPCL KEGIATAN PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA

Jumat, 23 Februari 2024 Bertempat di Poleang Tengah dilaksanakan Verifikasi CPCL dibeberapa kelompok yang terdapat di 7 Kecamatan. Dalam Verifikasi ini hadir dari Dinas Ketahanan Pangan, aparat Kecamatan dan Desa serta Koordinator BPP Kecamatan, dan PPL Kecamatan.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa kelompok yang akan menerima bantuan memang betul-betul ada dan aktif serta sudah terdaftar di SIMLUH. Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andi Ernawati, SP menjelaskan Verifikasi CPCL sudah dilakukan sejak awal bulan hingga akhir bulan Februari.

Kegiatan ini merupakan bantuan Pemerintah sebagai trigger, yang diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang akan peningkatan status daerah rentan rawan pangan menjadi tahan pangan dan daerah yang sudah pangan tidak menurun statusnya menjadi rentan rawan pangan serta meningkatkan pendapatan keluarga.

Kegiatan Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga merupakan salah satu  kegiatan pertanian keluarga dimana didalamnya ada kegiatan pertanian, peternakan dan perikanan air tawar, berbasis sumberdaya lokal yang dikelola secara bersama-sama oleh kelompok tani∕gabungan kelompok tani∕kelompok usaha bersama yang melibatkan keluarga petani untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga petani yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang.

Tujuan Kegiatan ini adalah untuk :

  • Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga petani yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang ;
  • Mengentaskan wilayah rentan rawan pangan;
  • Menguatkan wilayah tahan pangan;
  • Meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Sasaran kegiatan pertanian keluarga sebanyak 15 lokasi berdasarkan hasil verifikasi CPCL kelompok. Indikator keberhasilan kegiatan pertanian keluarga sebagai berikut :

  • Output yaitu tersalurkannya dan termanfaatkannya Dana Bantuan Pemerintah (Banper), serta terlaksananya kegiatan usaha budidaya.
  • Outcome yaitu meningkatnya ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga petani yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang, terenteskannya wilayah rentan rawan pangan, menguatnya wilayah tahan pangan, serta meningkatnya pendapatan keluarga petani.
  • Impact yaitu terwujudnya pengentasan kemiskinan dan mengakhiri kelaparan(Penulis : Febry)
============================================= -->