• img
  • img
  • img
  • img

Detail Berita

Standard Post with Image

DISTAN BOMBANA IKUTI FGD STANDAR INSTRUMEN PERTANIAN KOMODITI TANAMAN PANGAN

Bertempat di aula serbaguna Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sulawesi Tenggara dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang identifikasi kebutuhan rancangan standar instrumen pertanian komoditas tanaman pangan spesifik lokasi di Sulawesi Tenggara, Jumat, (18/10). Kegiatan FGD ini dibuka  langsung oleh kepala Balai DR. Abdul Wahab. SP. M. Si. narasumber berasal dari Praktisi UHO Prof. Ir. Teguh Wijayanto. M. SC. P. Hd. dari BSN Sulawesi Selatan Bapak Ahmad Hawari Assaufi,. Ka UPTD BPSBTP Sultra. Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Prov. Sulawesi Tenggara Perwakilan, Kelompok Tani dari Kab.Konawe Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten/kota. Dinas Pertanian Kabupaten Bombana dihadiri oleh Sub Kordinator Pengawas Mutu Tanaman Pertanian Ade Lukman, SP.MM dan BPP Poleang Utara Daud Dalle, SP.

 

Dalam sambutannya kepala balai ,menjelaskan bahwa berdasarkan hasil inventarisasi dan identifikasi di lapangan telah diperoleh beberapa permasalahan dalam [emgenmbangan komoditas tanama padi anatar lain  beragamnya sumber varietas padi yang digunakan tidak jelas, penanaman padi tidak menggunakan jarak tanam larena sistem tanam langsung menggunakan pipa paralon/blower, masih jarang petani yang menggunakan pupuk organik, penggunaan pupuk anorganik tidak sesuai rekomendasi/tidak sesuai anjuran. Ujar Abdul Wahab dalam sambutannya.

Selanjutnya pemaparan materi dari narasumber dari paktisi Universitas Haluoeleo (UHO) Prof. Teguh Wijayanto memaparkan tentang dukungan inovasi teknologi dalam mengatasi permasalahan pengembangan budidaya padi di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu narasumber selanjutnya dari Balai Pengawasan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara (BPSBTP) tentang dikungan teknologi perbenihan dalam penerapan standar benih padi bermutu dan bersertifikat di Sulawesi Tenggara. Selanjutnya  pemaparan dari kelompok tani bunga sadari Kabupaten Konawe tentang peluang dan tantangan  penerapan standar budidaya padi sawah, dan terakhir pemaparan dari Kepala Layanan  Teknis Badan Standarsisasi Nasional Sulawesi Selatan Bapak Ahmad Hawari Assaufi membahas tentang  dukungan badan standarsisasi nasional dalam peningkatan hasil dan daya saing tanaman pangan acara FGD tersebut dipandu oleh moderator Bapak Sadlan, SP.M.Si dan dilanjtkan diskusi dan tanya jawab dan hasil dari itu  mendapatkan rumusan dan rusmusan tersebut akan diusulkan ke pusat  dan akan diproses  lebih lanjut. Rumusan tersebut dibacakan oleh penanggun jawab kegiatan Bapak  Edi Tando,SP,MP. (ade)

============================================= -->