Potensi sumber daya alam di kabupaten Bombana sangat mendukung untuk peningkatan ekonomi bagi masyarakat khususnya masyarakat yang berprofesi sebagai petani atau pekebun
Mewujudkan peningkatan ekonomi petani atau pekebun di kabupaten Bombana di butuhkan intervensi pemerintah daerah setempat mulai dari penganggaran, perencanaan hingga realisasi
Tahun ini pemerintah kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian akan mengembangkan perkebunan kelapa sawit milik kelompok petani yang ada di setiap wilayah kabupaten Bombana
Pengembangan akan di lakukan dengan cara penyediaan bibit,pupuk dan alat perkebunan lainnya, hal itu di akui Kepala Dinas Pertanian kabupaten Bombana Muhammad Siarah Jumat 3 April 2024 di kantor Bupati
Program pengembangan kelapa sawit di Kabupaten Bombana merupakan program yang telah di sepakati melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama Dana Dukungan Manajemen Sarana dan Prasarana perkebunan kelapa sawit di jakarta, akhir pekan lalu oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian
Menurut Siarah program pengembangan kelapa sawit tidak terlepas dari kebutuhan pasar yang tiap tahunnya terus meningkat, di samping itu di kabupaten Bombana juga terdapat perusahan pengolahan kelapa sawit berupa pabrik
” Di Bombana ini sudah tersedia semuanya baik lahan maupun pabrik, kita harus manfaatkan itu untuk kesejahteraan petani kita,”ungkapnya
Di jelaskannya, berdasarkan data, perkebunan kelapa sawit yang di miliki petani di kabupaten Bombana seluas 2500 Ha, menurut Siarah luasan tersebut masih terbilang kurang untuk memenuhi kebutuhan pabrik apalagi pasar
“Pabrik pengolahan kelapa sawit di kabupaten Bombana tepatnya di kecamatan Poleang Barat biasanya bahan bakunya datang dari luar bombana, nah untuk itu di butuhkan penambahan lahan untuk menunjang kebutuhan pabrik,”ungkapnya
Untuk di ketahui, mendapatkan program pengembangan kelapa sawit, masyarkat harus membentuk satu kelompok dengan total luasan lahan sebanyak 50 Ha
“Kita berharap untuk sektor perkebunan kelapa sawit di kabupaten Bombana dapat menjadi penyangga untuk memenuhi kebutuhan pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi minyak dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,”Ujarnya(jurnaltenggara.com/ade)







