• img
  • img
  • img
  • img

Detail Berita

Standard Post with Image

DISTAN BOMBANA SUKSES LAKSANAKAN LAPAK TANI RAMADHAN DALAM RANGKA PENGENDALIAN INFLASI

Bertempat di RTH Eks MTQ Kel. Lauru, Selasa (26/3/2024), dalam upaya untuk mengendalikan inflasi daerah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Bombana, Drs. Man Arfa M.Si mewakili Pj. Bupati Bombana, secara resmi membuka Lapak Tani Ramadhan di Acara pembukaan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bombana bekerjasama dengan PT Prima Alam Gemilang dan Kelompok Tani hortikultura. Dalam sambutannya, Sekda Man Arfa mengatakan memasuki minggu ke-2 ramadhan dan menjelang lebaran, harga komoditas pangan mulai meningkat akibat permintaan tinggi dan disisi lain pengaruh transisi cuaca dari elnino ke lanina saat ini (curah hujan tinggi pada sentra pangan kita), turut mempengaruhi kualitas dan kuantitas panen petani sehingga menimbulkan gejolak harga pangan dipasaran (volatile food) yang tidak bisa dihindari, sehingga berdampak kepada kenaikan indeks perubahan harga 3,7. "Saya sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Dinas Pertanian untuk menginisiasi kegiatan Lapak Tani dengan melibatkan partisipasi pelaku usaha, dengan menjual harga yang murah dan terjangkau tanpa disubsidi, sehingga dipertengahan dan menjelang lebaran kesenjangan kebutuhan dan harga insya allah dapat kita stabilkan lagi," ujar Sekda Bombana. Beliau berharap dengan gencarnya upaya- upaya yang dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi daerah, baik kegiatan pasar murah, gerakan pangan murah dan kegiatan lapak tani yang saat ini kita lakukan yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian, kebutuhan dan harga bahan pokok pangan masyarakat dapat terjaga dan stabil. Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pertanian Bombana Muhammad Siarah, memasuki minggu ke 2 Ramadhan dan menjelang lebaran, harga komoditas pangan mulai meningkat akibat permintaan tinggi dan disisi lain pengaruh transisi cuaca dari Elnino ke Lanina saat ini (curah hujan tinggi pada sentra pangan kita). “Kondisi ini turut mempengaruhi kualitas dan kuantitas panen petani sehingga menimbulkan gejolak harga pangan dipasaran (Volatile Food) yang tidak bisa dihindari, oleh karena itu Dinas Pertanian Menginisiasi kegiatan Lapak Tani dengan melibatkan partisipasi pelaku usaha (PT. PAG, Poktan Penggilingan Padi, Poktan Ayam Petelur dan Poktan Horti ) dengan menjual harga yang murah dan terjangkau tanpa disubsidi, sehingga dipertengahan dan menjelang Lebaran kesenjangan kebutuhan dan harga Insya Allah dapat kita stabilkan lagi,” pungkas Siarah Muhammad Siarah juga menyebutkan keterlibatan kelompok penggilingan beras dari Poleang Timur,Poleang Utara dan peternak ayam petelur dari wilayah Kecamatan Poleang dan Poleang Utara. Produk yang dijual meliputi beras seharga Rp 11 ribu/kilogram, gula pasir Rp 16 ribu/kilogram, telur Rp 55.000/rak, dan tomat Rp 10.000/kilogram dan Cabai keriting Rp.23.000/kilogram, untuk beras yang terjual sebanyak 370 zak kemasan 5 kg, telur sebanyak 360 rak, gula 1.595 kg, cabai keriting 30 kg dan tomat 250 kg. Pembelian dilakukan dengan kupon dan KTP sebagai syarat transaksi. Siarah berharap kegiatan ini membawa berkah dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta mengatasi lonjakan harga menjelang Idul Fitri.Alhamdulilah kegiatan ini berjalan denga naman dan lancar Ujarnya Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OPD, Staf Ahli, Asisten, Kabag Ekonomi, Dandim Bombana,Kajari, perwakilan PT. PAG, penggilingan padi, kelompok tani hortikultura.(Ade)
============================================= -->