• img
  • img
  • img
  • img

Detail Berita

Standard Post with Image

MENTERI PERTANIAN RI BERIKAN SEMANGAT KEPADA PENYULUH PERTANIAN SAAT BERKUNJUNG DI SULTRA

Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman berkunjung di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan sambutan hangat dari para penyuluh pertanian, petani dan pemerintah setempat. Dalam kegiatan pembinaan penyuluh pertanian dan petani untuk mendukung salah satu peningkatan produksi padi dan jagung nasional, Kamis 11 Januari 2024.

Kegiatan pembinaan penyuluh pertanian dan petani ini dihadiri oleh 17 kabupaten/kota se Provinsi Sulawesi Tenggara bertempat di kantor Bupati Konawe.Kabupten Bombana turut brprtisipasi dalam kegiatan ini dengan menerjunkan 20 orang penyuluh pertanian dan 10 orang petani milenial.

Amran berbagi kisahnya selama 16 tahun bekerja sebagai penyuluh pertanian di Konawe, tepatnya 20 tahun silam.

"Sebenarnya saya ini pulang kampung, saya tinggal selama kurang lebih 28 tahun di Sulawesi Tenggara lebih lama daripada di Sulawesi Selatan," ujarnya.

"Saya mengerti perasaan petani, karena saya anak petani, saya mengerti perasaan PPL dan Babinsa karena saya juga anak babinsa dan pernah menjadi PPL selama belasan tahun di Konawe, 20 puluh tahun yang lalu" jelasnya.

Ditemani dua orang temannya diatas panggung, Amran mengisahkan perjalanannya sebagai PPL yang bisa menuju Jakarta dengan perjuangan suka dan duka bersama 8 rekannya dan orangtuanya yang menghidupi ke 12 anak anaknya.  “ saya mau bernostalgia, kami dulu ada bersembilan saat itu jadi buruh lepas dengan penghasilan  Rp.125 ribu perbulan, kita tinggal dibalai desa yang atap rumbia, kalau hujan bocor dan kalau tidur kita harus berdempet-dempetan”.

Lebih lanjut dihadapan ribuan petani dan penyuluh dan pejabat, Amram berbagi kunci suksesnya hingga bisa menjadi Menteri Pertanian saat ini.

Amran mengaku karena didikan orangtuanya dan kerja ikhlas dan pantang mengeluh,kemudian kuncinya adalah adalah dalam pekerjaan apapu, harus ingat untuk selalu disiplin dan taggung jawab, serta meminta segala sesuatu kepada hanya Allah.

“Sebelumnya saya dimuatasi ke Makassar dari 7000 pelamar, ada 140 an yang lolos, salah satunya jadi pemimpin dan saat ini menjadi Menteri Pertanian RI,ujarnya

Diketahui dalam kunjungan Mentan ke Sulawesi Tenggara memberikan bantuan Ditjen Tanaman Pangan yakni benih padi 8500 hektar senilai Rp.2.89 milyar dan benih jagung 17.600 hektar senilai Rp.15,84 milyar serta benih padi biofortifikasi 1000 hektar senilai Rp.1,745 milyar.(ad)

============================================= -->