Bombana, 20 November 2024 – Dalam upaya mendukung pelestarian warisan budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana mengadakan pelatihan pengembangan kerajinan tenun khas Bombana. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 20 hingga 22 November 2024, bertempat di Hotel Duanda Bombana.
Pelatihan ini diikuti oleh 10 pengrajin lokal dari berbagai kecamatan di Bombana. Para peserta diberikan materi tentang teknik tenun tradisional dan inovasi desain modern yang dapat meningkatkan daya tarik produk di pasar nasional dan internasional. Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan pemasaran digital untuk mempromosikan hasil tenun.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Ibu Anisa Sri Prihatin, S.Sos.,M.Si, mengatakan “Kami ingin memastikan bahwa tenun Bombana tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar global. Melalui pelatihan ini, kami berharap pengrajin dapat meningkatkan kualitas produknya dan memperluas jangkauan pasarnya,” ujarnya.
Selain menghadirkan pelatih profesional, acara ini juga melibatkan narasumber dari Anggota APPNI (Asosiasi Pengusaha Perancang Muda Indonesia) bernama Akbar Tan, dalam materinya Akbar Tan juga menceritakan berbagi pengalamannya dalam mengembangkan bisnis khususnya kain tenun.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, sekaligus memotivasi generasi muda untuk melestarikan tradisi tenun khas Bombana sebagai bagian dari identitas budaya yang kaya dan berharga.(adp)







