• img
  • img
  • img
  • img

Detail Berita

Standard Post with Image

Perpustakaan dan Kearsipan Bombana Ikuti Bimbingan Teknis Pendampingan Penerapan Aplikasi SRIKANDI

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana, Alfian, SH.,M.A.P, mengutus dua pejabat dari dinasnya untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penerapan Aplikasi SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Galaxi Inn, Kota Baubau, pada tanggal 2 dan 3 Juli 2024.

Bimtek ini diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) merupakan sistem digital yang dirancang untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip di lingkungan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Tematik Dra Satriani, menyatakan bahwa transformasi digital dalam pengelolaan arsip sangat penting untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. "Dengan penerapan aplikasi SRIKANDI, kita berharap pengelolaan arsip di daerah dapat lebih baik, cepat, dan akurat," ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan materi tentang cara menginput data arsip, mengelola arsip secara digital, serta menjaga keamanan dan kerahasiaan data. Mereka juga melakukan praktik langsung menggunakan aplikasi SRIKANDI dengan bimbingan para ahli dari ANRI.

Kabid Arsip Andi Gusti Galigo, S.Pd.,M.Si menyampaikan bahwa bimtek ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak pengetahuan baru. "Kami sangat antusias untuk segera mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI di Kabupaten Bombana. Aplikasi ini akan membantu kami dalam pengelolaan arsip yang lebih efisien dan terintegrasi," ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa aplikasi SRIKANDI akan mempermudah akses terhadap arsip dan mendukung pelayanan publik yang lebih baik. "Kami berkomitmen untuk menerapkan sistem ini dan memastikan bahwa pengelolaan arsip di Bombana dapat lebih transparan dan akuntabel," katanya.

Dengan partisipasi dalam bimtek ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana berharap dapat segera mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di wilayahnya. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan modern berbasis teknologi informasi.

Bimtek ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan solusi terkait tantangan dalam pengelolaan arsip di masing-masing daerah. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital yang berkelanjutan. (Nahma)

============================================= -->