Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh dr. H. Sunandar, MM.Kes menugaskan admin PPID nya Nursia Sinaga, S.Sos untuk mengikuti kegiatan sosialisasi pengelolaan informasi dan komunikasi publik dengan tema "Menuju Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif". Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bombana dan dihadiri oleh seluruh Admin PPID OPD Lingkup Kabupaten Bombana. Giat berlangsung di di Aula Pertemuan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik pada Selasa, 15 oktober 2024.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pengelola informasi dalam menyampaikan layanan publik yang lebih transparan dan akuntabel. Narasumber pada kegiatan sosialisasi pengelolaan informasi dan komunikasi ini adalah Plh. Sekda Kabupaten Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W. Beliau menjabarkan tentang Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), hirarki PPID, tugas utama PPID hingga munculnya Admin PPID. Informasi yang disampaikan Sofian Baco yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo Kabupaten Bombana ini pun dinilai mampu menyegarkan kembali pemahaman admin PPID.
Pemilihan narasumber ini memang sangat tepat karena sebelumnya narasumber adalah perintis awal terbentuknya PPID di Kabupaten Bombana "Kami sengaja meminta pak Sofian menjadi narasumber sosialisasi kali ini karena beliau paham betul awal mula pembentukan PPID ini", ungkap Fadlan, S.Si,MM selaku ketua Panitia pelaksanaan sosialisasi sekaligus pengelola utama PPID di Dinas Kominfo.
Usai penyampaian materi sosialisasi, admin PPID diberikan ruang dan waktu untuk bertanya. Secara keseluruhan fokus utama pertanyaan yang ada adalah diskusi mengenai peningkatan kualitas web PPID sebagai corong informasi terdepan kegiatan OPD kepada masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan informasi di Kabupaten Bombana, sehingga setiap perangkat daerah mampu berkontribusi secara optimal dalam pelayanan publik. (sinaganur)







